Beranda > cerita, curhat > Ekspresimu

Ekspresimu

Ekspresimu, apa yang menjadi raut wajahmu saat membaca pesan itu, aku di sini hanya tersenyum kecil dan menahan tawa ringan. Raut wajahku, terpancar kesenangan, bersyukur ada yang bisa kuajak bicara saat itu, meski hanya melalui pesan singkat di telpon genggam ini.

Di hari kemudian, selepas sebuah acara di sebuah tempat, kuajak dirimu lebih banyak berbicara tentangku dan tentangmu yang sepertinya mesti dirimu harus ketahui. Terduduk kami, terdiam sesaat, tersenyum dan tertawa dengan rasa tidak enak, aku masih saja saat itu berkutat dengan telpon genggamku dan masih saja belum membuka pembicaraan.

Angin saat itupun tak berhembus, angin pun terdiam ketika ku berbicara dan berhenti untuk mengutak-atik telpon genggam. Akhirnya ku berbicara, tanpa perantara apapun, tanpa telpon genggam, tanpa pesan singkat, tanpa isyarat dan bahasa tubuh.

Dirimu pun tertegun dengan yang kuceritakan, ekspresiku berubah dan ekspresimu pun berubah juga, pembicaraan mulai serius. Cerita yang mulainya santai, mulai tegang, masalah-masalah yang tak pernah kuceritakan, pada saat itu, hampir semuanya kuceritakan. Bahkan derai air mata yang tidak bisa kutahan, mengalir juga di pipiku. Dirimu pun menanggapinya dengan kisah kepahitanmu, kisah yang penuh lika-liku.

Senang rasanya ketika punya teman, bukan teman tapi sahabat, entah sekarang engkau menganggapku apa, aku sekarang lebih dari menganggapmu sahabat, tapi saudara sendiri, walau belum sepenuhnya, tapi berusaha untuk seperti itu.

Tahun ini begitu hebat, ku bersyukur atas nikmat yang kurasakan di tahun ini, tahun di mana ku akhirnya bisa lepaskan semua cerita kepada sahabatku yang mengerti dan tetap mendukungku sepenuhnya hingga saat ini. Terima kasih, terima kasih sahabat, kau satu yang terbaik dibanding lainnya.*20/07/11

Created:06/08/11

Iklan
Kategori:cerita, curhat Tag:
  1. Agustus 14, 2011 pukul 9:03 pm

    Sahabat adalah seorang yg bisa kita ajak berbagi segala rasa.. suka maupun duka.
    Orang yg bisa kita ajak curhat soal apa aja.. termasuk aib yang mungkin tidak bisa kita ceritakan kepada orang lain.. tapi kepadanya kita bisa cerita segalanya tanpa merasa malu.
    Orang yg akan mengingatkan kita saat kita salah melangkah…

  2. Agustus 15, 2011 pukul 2:14 pm

    Sahabat terkadang suatu waktu bisa menjadi seseorang yang melebihi statusnya sebagai pacar atau pasangan hidup, namun tak selamanya ia baik dan bagus bagi kita kadang jadi musuh dalam selimut serta gunting dalam lipatan….maka pintar-pintar lah mencari sahabat

  3. Agustus 15, 2011 pukul 4:29 pm

    ini blognya irhamna ke?

    • etutidu
      Agustus 15, 2011 pukul 9:25 pm

      Iya kak, ni blog irham, di sini panggilny etu/etutidu 🙂

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: