Beranda > cerita, curhat, real > Jika Kau Datang, Aku Bercerita Masa Lalu

Jika Kau Datang, Aku Bercerita Masa Lalu

Beberapa tahun belakangan ini, kusendiri saja, tiada ada teman ataupun sahabat yang dekat denganku, hanya ada jiwa dan hati ini saja yang menemani, hanya ada ayah dan ibu serta kakak yang menjadi sedikit pengobat hati.

Kadang kala teringat, masa lalu, 2 sahabat masa kecilku. Di mana masa-masa yang tidak pernah kulupakan, di mana masa itu, permainan anak-anak sangat digandrungi, bahkan di masa itu, internet belum kami kenal, hanya komputer biasa saja yang tidak terkoneksi ke jaringan internet.

Masa kecil kami pun seperti anak kebanyakan di masa itu, pertengkaran, keributan, rasa senang, duka dikala ada kesedihan datang, kami lalui bersama.
Lalu, ketika beranjak SMA, kami mulai memisah, aku saat itu mesti masuk SMA yang masa sekolah masuk siang sedangkan kedua sahabatku masuk pagi seperti sekolah lainnya, karena sekolahku swasta dan di gedung sekolahku bukan untuk SMA saja, tapi SD, SMP juga di sana.

3 tahun lamanya saat SMA, hanya bertemu 1 atau 2 kali dan lebih atau bertemu mungkin di beberapa moment, saat bulan puasa, di saat tarawih atau di saat ada beberapa acara dan pastinya lebaran.

Kini pun lebih berubah lagi, saat bulan ramadhan tahun ini, ke-2 sahabatku tak ada, sebulan yang lalu, kudengar salah satu dari kalian berangkat ke Bandung, memulai pendidikan di sana, itupun aku tahu karena melihat status facebook kakaknya.

Sedangkan yang satu sahabatku ini, tetangga sebelahku, masih sekali-sekali menyapa jika bertemu di kala pagi saat ku akan berangkat kuliah, tapi tak ada sepatah kata yang ingin kusampaikan atau bercerita.

Mungkin ini semua terjadi, karena ku tidak pandai bergaul, hanya menjadi orang rumahan, lebih fokus pada kuliah, lebih banyak berinteraksi di dunia Maya. Jalan ku mungkin memang ini, hingga tak tau sampai kapan ada yang datang untuk menjawab semua cerita di atas dan jika kau datang, aku kan bercerita lagi lebih banyak tentangku di masa lalu, karena ku butuh sabahat yang ingin mendengar semua ceritaku yang membosankan untuk kau dengarkan.

Iklan
Kategori:cerita, curhat, real
  1. Agustus 7, 2011 pukul 8:05 pm

    seharusnya komunikasi online juga perlu di sampinf komunikasu offline

    • etutidu
      Agustus 8, 2011 pukul 10:05 pm

      yupz…
      teman2ku yang dua ini, satunya jarang berada di dunia maya.
      satunya lagi entah kontak mayanya apa, sampai fb nya saja aku tak tau…

  2. Agustus 8, 2011 pukul 4:25 pm

    mungkin sahabat di dunia nyata sedang sibuk dengan segala aktifitasnya, suatu saat pasti mereka kan datang

    • etutidu
      Agustus 8, 2011 pukul 10:07 pm

      amin Bang,,,
      mereka memang sibuk mengejar cita2 mereka, sama seperti saya yg mengejar cita2 dan pendidikan saya. šŸ™‚

  3. Agustus 8, 2011 pukul 11:14 pm

    Hmmm, teman yang menghilang yah temanya? hehe
    Blog baru lagi nih??

    • etutidu
      Agustus 8, 2011 pukul 11:22 pm

      ya begitulah, mencoba ke WP
      teman yg menghilang
      abg juga hilang, lama tak jumpa ya… šŸ˜€

  4. Agustus 9, 2011 pukul 10:34 am

    uda jarang lagi ketemnu nih

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: