Arsip

Arsip Penulis

Menanti Hari Kamis

Oktober 11, 2011 1 komentar

Ini sudah tepat Hari Selasa. Sudah merasakan hujan selama 2 hari ini di Kota Pontianak, bakhan minggu lalu, 3 hari tak masuk kuliah karena sakit, sudah sakit saat itu, masih saja memaksa diri untuk pergi ke ambawang.Untung saja, dokter hanya mengatakan radang tenggorokan yang ringan, tidak terlalu parah, tapi kalau saja dibiarkan, mungkin bakal lebih dari itu.

Hari ini, sudah Selasa. Kenapa terlalu cepat ya ? 2 hari ini saja, rasanya sudah berbeda, sudah tidak tahan dengan banyak hal. Tapi, kemarin rasanya benar-benar terjatuh, terpuruk, untung saja ada seorang gadis saat sore itu yang menemani keterpurukanku, bahkan aku saja kalah dengan semangatnya yang meledak-ledak.

Baca selengkapnya…

Kategori:cerita, curhat Tag:,

Sakit Etutidu

Oktober 8, 2011 Tinggalkan komentar

siapa yang tahu
bahwa diriku terlalu suka kepadanya
siapa yang tahu
bahwa aku telah merasakan perasaan seperti ini

ketika sakit…
aku hanya ingin sakit biasa saja
tetapi sakit ini menjadi lama
menjadi sangat lama
sebab…
kau tak pernah menanyakannya
menanyakan sakitku… Baca selengkapnya…

Kategori:curhat, puisi Tag:

Kisah 2 Minggu, #Abang

September 29, 2011 2 komentar

Hampir 2 minggu berselang, tanpa komunikasi darimu sama sekali, pesan singkat dari ponselku pun tidak pernah dibalas, ternyata, setelah kucoba menghubungimu, nomor ponselmu tidak aktif.

Tiap hari, selamat 2 minggu itu, aku mencoba terus mengubungimu, kucoba untuk menelpon memastikan nomor ponselmu aktif. Tapi, ternyata 2 minggu itu sama sekali tidak aktif.

Kupikir, mungkin dirimu sudah mengganti dengan nomor baru, ya sudah, apa boleh buat. Aku sendiri berpikir positif saja dan berharap ini adalah hal yang baik untukku tidak mengganggumu dan menyusahkanmu selama 2 minggu itu. Baca selengkapnya…

Kategori:cerita, real Tag:

Bukan Karyamu

Agustus 19, 2011 2 komentar

Sejenak, aku melihat. Aku membacanya dan merasakan bahwa itu adalah suatu karya yang terbaik yang pernah aku baca, aku merasakan karyamu adalah suara hatimu, suara yang tidak pernah terdengar oleh pendengaranku.

Aku terhenyak membacanya, penuh makna dan arti yang begitu mendalam, hingga membuatku ikut merasakan apa yang dirimu tulis.

Namun…
Aku berpikir kembali
Apakah ini karyamu ?

Baca selengkapnya…

Kategori:puisi Tag:

Ekspresimu

Agustus 14, 2011 4 komentar

Ekspresimu, apa yang menjadi raut wajahmu saat membaca pesan itu, aku di sini hanya tersenyum kecil dan menahan tawa ringan. Raut wajahku, terpancar kesenangan, bersyukur ada yang bisa kuajak bicara saat itu, meski hanya melalui pesan singkat di telpon genggam ini.

Di hari kemudian, selepas sebuah acara di sebuah tempat, kuajak dirimu lebih banyak berbicara tentangku dan tentangmu yang sepertinya mesti dirimu harus ketahui. Terduduk kami, terdiam sesaat, tersenyum dan tertawa dengan rasa tidak enak, aku masih saja saat itu berkutat dengan telpon genggamku dan masih saja belum membuka pembicaraan.

Baca selengkapnya…

Kategori:cerita, curhat Tag:

Kata Hatiku

Agustus 8, 2011 4 komentar

Sudah berapa lama kita kenal?
Sudah berapa lama pula kita menjadi sahabat?
Apakah aku ragu dengan persahabatan ini?
Apakah aku terlalu sakit dengan menjadi sahabatmu?

Sesak, menyiksa dada…
Nafas mulai tersengal-sengal…
Batin mulai goyah dan tak karuan…
Seakan ingin melepas semua di dada…
Baca selengkapnya…

Kategori:curhat, puisi

Jika Kau Datang, Aku Bercerita Masa Lalu

Agustus 7, 2011 7 komentar

Beberapa tahun belakangan ini, kusendiri saja, tiada ada teman ataupun sahabat yang dekat denganku, hanya ada jiwa dan hati ini saja yang menemani, hanya ada ayah dan ibu serta kakak yang menjadi sedikit pengobat hati.

Kadang kala teringat, masa lalu, 2 sahabat masa kecilku. Di mana masa-masa yang tidak pernah kulupakan, di mana masa itu, permainan anak-anak sangat digandrungi, bahkan di masa itu, internet belum kami kenal, hanya komputer biasa saja yang tidak terkoneksi ke jaringan internet.

Baca selengkapnya…

Kategori:cerita, curhat, real

5 Cinta Terlarang

Agustus 6, 2011 Tinggalkan komentar

Nabi SAW bersabda, “Akan datang pada umatku mencintai 5 perkara yakni:
1. Mereka mencintai dunia, sedang mereka melupakan akhirat.
2. Mereka mencintai kehidupan, tapi mereka melupakan kematian.
3. Mereka mencintai gedung-gedung megah, tapi melupakan kuburan.
4. Mereka mencintai harta, tapi mereka melupakan pertanggungjawabannya.
5. Mereka mencintai makhluk, tapi mereka melupakan khalik-Nya (Allah).”
(Dari kitab Nashaih Al-Ibad karya Ibn Hajar l-Asqalany)

Kategori:Uncategorized Tag:
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.